WebBased Lesson: Unsur dan Bagian – Bagian Lingkaran

Menentukan Unsur dan Bagian – Bagian Lingkaran 

Standar Kompetensi : Geometri dan Pengukuran

4. Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya

Kompetensi Dasar      : 4.1 Menentukan unsur dan bagian-bagian lingkaran

Indikator  :

  1. Menentukan unsur dan bagian – bagian lingkaran
  2. Menjelaskan unsur dan bagian – bagian lingkaran
  3. Memahami unsur dan bagian – bagian lingkaran

Tujuan Pembelajaran :

  1. Peserta didik dapat menentukan unsur dan bagian – bagian lingkaran
  2. Peserta didik dapat menjelaskan unsur dan bagian – bagian lingkaran
  3. Peserta didik dapat memahami unsur dan bagian – bagian lingkaran

Continue reading

PPT LINGKARAN

Pendidikan sekarang di tuntut untuk kreatif dalam memberi pengajaran.
Hal ini diharapkan dapat membuat siswa lebih tertarik dalam belajar,
khusunya matematika.
Nah, saya akan share sedikit tentang ppt (power point) yang merupakan
salah satu mata kuliah di program studi saya, yang mudah – mudahan
dapat membantu teman – teman supaya tidak susah dalam memahami
materi pelajaran.

silahkan di lihat dan di download: ppt lingkaran

 

REFLECTION PAPERKelompok 4b:Meta Apriani (06111008030)Rian Arisandi (06111008016)Rindy Antikasari

REFLECTION PAPER

Orang bilang belajar matematika itu membosankan, memusingkan, melelahkan dan lain sebagainya

(kadang itu memang benar sih!!! hehehe). Tapi itu tergantung gimana menyikapinya dan gimana

cara belajarnya. Kalo cara mengajarnya menarik matematika itu menyenangkan loh.

Dijamin deh kalian pasti betah berlama – lama belajar matematika di kelas.

Salah satu pendekatan pembelajaran yang menarik dalam belajar matematika adalah PMRI

(Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia). PMRI atau RME ini dikembangkan di Belanda

oleh seseorang yang bernama Freudhental.
Nah, coba kalian lihat salah satu contoh soal PMRI ini. Pasti seru dan menarik!!
silahkan di download link ini : reflection paper

Jabatan Profesional dan Tantangan Guru dalam Pembelajaran

A.           PENDAHULUAN

 1.    Latar Belakang

Dewasa ini untuk kesekian kalinya, pendidikan tengah diuji untuk memberikan jawaban yang menyulitkan, yakni antara melegitimasi atau melanggengkan sistem dan struktur sosial yang ada,atau harus berperan kritis dalam melakukan perubahan sosial dan transformasi menuju dunia yang lebih baik. Profesi keguruan mempunyai dimensi yang sangat luas dan dalam, mulai dari pemahaman secara mendalam tentang wawasan yang mendasari pergaulan pendidikan antara guru-murid,penguasaan materi ajar sampai kepada pemahaman tentang latar keadaan (setting) di mana atau dalam lingkungan apa tindakan pendidikan itu harus dilakukan.

Dengan kata lain, seorang guru profesional harus secara tepat menggunakan pertimbangan profesional ( professional judgement ) dalam bertindak dan menjawab tantangan masalah yang dihadapi dalam tugasnya. Ketepatan ini sangat penting karena situasi pendidikan itu bersifat einmalig, tidak dapat terulang lagi secara persis, jadi hanya berlangsung sekali saja.

Continue reading